Menkominfo Membantah Fitnahan Dari Partai Hulk

0
473 views

Netralnkri.com – Menkominfo Rudiantara difitnah dan dipaksa membocorkan Data – data dan Kartu Kependudukan (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terkait dengan pemenangan Jokowi di Pilpres 2019. Dia pun mengecam Hal tersebut ini.

Bantahan itu disampaikan oleh Rudiantara lewat akun Twitter resminya @rudiantara_id seperti dilihat detik.com, Selasa (13/3/2018). Dia mengunggah potongan cuitan dari akun twitter @PartaiHulk.

Bunyi cuitan @PartaiHulk tersebut ini adalah. ‘Menkominfo Rudiantara dipaksa intelijen China untuk bocorkan minimal 70 juta data KK dan NIK yang sesuai. Rudiantara di paksa kejar target paling lambat akhir Mei tahun ini untuk produksi jutaan KTP di Beijing atas arahan Xi Jing Ping untuk pemenangan Jokowi *infovalid’

QQAsia

Rudiantara pun langgsung menbantah keras tudingan tersebut. Dia menyebut fitnah itu sangat keji dan tidak berdasar.

“Selamat pagi Tweet @PartaiHulk ini mengandung fitnah yang sangat keji & tidak berdasar yang di sampaikan oleh ybs tidak benar dan dapat di duga sebagai perbuatan yang di larang UU ITE. Mari selalu tabayyun, hindari fitnah berjamaah. Jangan sampai fitnah/hoax banyak di sebar di medsos. Salam, ra.” Demikian cuitan Rudiantara.

Sosok yang akrab disapa Chief RA ini belum merespons saat di hubungi detik.com untuk mencari tahu komentarnya lebih jauh ini. Belum di ketahui apakah dia akan melaporkan kasus ini ke polisi atau tidak.
(hri/hri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here