Fahri Hamzah : Penyadapan Pada Koruptor Oleh KPK Hal Yang Menjijikan, Jika Saya Berkuasa KPK Yang Pertama Saya Bubarkan

0
1,432 views

Netralnkri.com – Eksistensi komisi pemberantasan korupsi (KPK) yang menangkap para pelaku korupsi melalui cara penyadapan dianggap menjijikkan oleh Fahri Hamzah. Wakil ketua DPR RI ini menyebut, penyadapan merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan KPK.

“Itu menjijikkan, bayangkan saja privacy seseorang diketahui karena disadap,” ujar Fahri Hamzah saat diskusi kebangsaan di Kota Gorontalo, Kamis malam (15/3), dikutip dari Gorontalo Post.

Penyadapan kata Fahri seperti mengintip, dalam agama jelas-jelas dilarang. “Hukumnya, sama seperti memakan bangkai saudaranya sendiri,” kata Fahri.

Ia juga mengatakan, rekaman penyadapan tidak boleh dijadikan barang bukti pengadilan, kecuali sudah memiliki ketetapan pengadilan. Fahri Hamzah yang menggebu-gebu saat diskusi semalam juga menilai, maraknya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK merupakan bentuk kegagalan.

QQAsia

Sebab menurut Fahri, KPK baru bisa dibilang sukses jika tidak ada lagi yang korupsi. “Sibuk tangkap sini, tangkap itu. Itu gagal total,” sebut Fahri.

Ia membandingkan, seorang lurah yang sibuk mengurusi penduduknya karena selalu membuat keributan, dengan lurah yang tidak pernah menangani keributan penduduk. Menurut Fahri, lurah yang berhasil adalah yang kedua.

“Lurah yang satunya dia tenang-tenang saja karena masyarakatnya juga tenang, itu yang berhasil,” kata Fahri mencontohkan.

Politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini menegaskan, dengan perilaku KPK semacam itu, maka komisi antirasuah itu harusnya dibubarkan. Bahkan, kata Fahri, jika ia jadi Presiden, maka lembaga yang akan dia bubarkan adalah KPK.

“Jika saya berkuasa, saya bubarkan KPK,” tegas Fahri Hamzah.

Sumber: Jawapos.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here